• info@njombangan.com

Category ArchiveBerita Njombangan

Inilah Pemenang Lomba Esai Pembangunan Njombangan (LEPEN) 2019

Keluarga Besar Njombangan mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para pemenang LEPEN 2019 sebagai berikut:

 

Juara 1

Hasri Maghfirotinns: Mewujudkan Wisata Toleransi di Jombang

Juara 2

Ananda Gilang Ismoyo: Bhinneka Jombang Comunity sebagai Wujud Jombang Kota Toleransi pada Era Revolusi Industri 4.0 Sekaligus Wadah Kolaborasi dan Partisipasi Berbagai Pihak

Juara 3

Putri Maydi: Keadilan Sosial dan Kesejahteraan Jombang sebagai Kota Pluralisme

Juara Harapan 1

Fariz Ilham Rosyidis: Masyarakat Ijo – Abang dalam Kepungan Toleransi

Juara Harapan 2

Stella Rosita: Membangun Toleransi dalam Kerangka Disabilitas

Juara Harapan 3

Syamsul Maarif: Penerapan Nilai-Nilai Toleransi dalam Kehidupan Sehari-hari sebagai Kunci Keharmonisan Kehidupan Warga Jombang

 

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut serta dalam lomba ini. Kami senang bisa mendengar aspirasi dari teman-teman semuanya. Semoga ide dan pemikiran ini bisa sampai, didengar dan diimplementasikan oleh pihak-pihak terkait.

 

Penyerahan Hadiah

Seluruh pemenang berhak atas hadiah berupa uang tunai, piala, sertifikat, dan merchandise menarik.

Acara akan dilakukan pada Sabtu, 28 Desember 2019 di Restoran Zam Zam Jombang mulai pukul 14.00 WIB – selesai.

Acara mencakup makan siang bersama, sharing session, chit-chat, foto bersama, penyerahan hadiah

Semua peserta – non pemenang juga berhak untuk mendapatkan sertifikat peserta – e-certificate yang dikirimkan ke e-mail masing-masing.

 

Buku Kompilasi Esai Pembangunan Njombangan 2019

Njombangan juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dalam bentuk Buku Kompilasi Esai Pembangunan Njombangan 2019. Buku ini berupa e-book yang berisi kumpulan esai peserta lomba. Perlu diketahui bahwa Njombangan telah melakukan review dan revisi esai tanpa mengurangi inti dari isi esai tersebut.

Buku ini bisa di-download oleh siapa saja secara gratis dan menjadi bacaan atau referensi bagi semua orang.

Akhirnya kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta mendukung terselenggaranya lomba ini. Sampai jumpa di LEPEN 2020!

 

Kontak Informasi

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan untuk menghubungi Intan – +62 857-8574-4023

http://njombangan.com

njombangan@gmail.com

Selamat Datang di Jombang: Kota Santri, Kota Toleransi!

Latar Belakang & Tujuan

Latar Belakang

Jombang dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak melahirkan tokoh nasional baik itu yang berkiprah di bidang pemerintahan, sosial, budaya, ekonomi bisnis, milter dan banyak bidang lainnya. Keberadaan mereka membarikan banyak kontribusi tidak hanya untuk untuk Jombang namun juga Indonesia bahkan dunia. Salah satu tokoh yang fenonemal adalah Abdurrahman Wahid atau kerab disapa Gus Dur. Presiden ke-4 Indonesia ini terkenal karena pemikirannya yang melintas batas waktu dan dimensi, progresif tentang berbagai hal terutama bidang sosial, budaya, dan kerukunan beragama. Selama menjabat sebagai presiden dan selama hidupnya, Gus Dur secara aktif mendorong adanya masyarakat yang saling memiliki pemahaman yang sama akan kehidupan, bahwa terlepas dari banyaknya perbedaan yang ada namun semuanya adalah setara atau sama. Filosofi yang sama dengan yang terkandung dalam Bhinneka Tunggal Ika atau berbeda-beda namun tetap satu juga. Pemikiran ini yang kemudian mendorong dan menjadi basis atau dasar masyakarat yang toleran satu sama lain. Tidak salah jika Gus Dur selama ini mendapatkan sebutan atau gelar Bapak Toleransi Indonesia. Indonesia adalah negara besar dan beragam, tanpa adanya toleransi tentu negara ini tidak akan berdiri berdaulat sampai saat ini.

Jombang dikenal sebagai kota santri karena banyaknya pondok pesantren di hampir seluruh penjuru mata angin. Lebih dari itu, Jombang merupakan tempat lahir dan berkembangnya salah satu Organisasi Islam terbesar yakni Nahdlatul Ulama. Jombang selama ini menjadi daerah yang sangat kondusif dan bebas dari konflik-konflik horizontal berbasis suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Hal ini menjadi suatu kebanggaan dan juga modal untuk menjadikan Jombang sebagai salah satu inspirasi dan fondasi untuk memperkenalkan Jombang sebagai kota aatau daerah toleransi. Jombang memiliki posisi yang strategis baik secara letak geografis maupun dalam percaturan sosial budaya dan politik, dengan demikian mengusung semangat toleransi adalah opsi yang layak untuk dilakukan. Kota Toleransi ini akan melengkapi sebutan Jombang selain sebagai Kota Santri.

Dengan mengusung Jombang Kota Toleransi, maka diharapkan selain menyuburkan pemahaman akan toleransi ke seluruh penjuru Indonesia juga diharapkan mampu mendorong kemajuan pariwisata di Jombang. Inisiatif ini digagas oleh Njombangan dan Event Jombang serta diharapkan didukung oleh segenap pihak seperti pemerintah, media massa, masyarakat, duta wisata dan lainnya.

Tujuan

  1. Memberikan branding Jombang sebagai Kota Toleransi.
  2. Mengenalkan Jombang sebagai tempat untuk belajar toleransi.
  3. Memajukan pariwisata Jombang.
  4. Mengajak masyarakat secara umum, khususnya warga Jombang untuk mengetahui dan memahami semangat toleransi dan sejarah Jombang.
  5. Mengajak masyarakat secara umum, khususnya warga Jombang untuk ikut serta dalam melakukan inisiatif dalam menerapkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Mengajak masyarakat secara umum, khususnya warga Jombang untuk ikut serta membangun Jombang dengan caranya sendiri sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas masing-masing.
  7. Mengajak warga Jombang untuk lebih kenal dan mencintai Jombang.

Frekuensi

Walking tour direncanakan akan dilakukan dua kali seminggu yakni pada minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulannya.

Media Social Campaign

Kampanye dan sosialisasi melalui media sosial atau media komunikasi lainnya baik yang tertulis maupun elektronik terkait dengan latar belakang, inisiatif dan nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh Jombang Kota Toleransi.

Walking Tour

Yakni Walking Tour atau wisata sambil jalan-jalan menyusuri beberapa tempat-tempat di Jombang yang kiranya memiliki sejarah dan nilai yang relevan dengan inisiatif ini, yang meliputi:

  • Rumah ibadah
  • Gedung bersejarah
  • Gedung pemerintahan
  • Ruang terbuka publik
  • Lainnya yang relevan

Bantuan Anda

1. Membantu menginformasikan adanya program ini kepada masyarakat luas.

2. Ikut menjadi penyandang dana atau donatur. Silahkan untuk secara ikhlas memberikan dukungan dana untuk pengadaan logistik, pengembangan guide dan kebutuhan lainnya. Penggunaan dana akan secara transparan digunakan dan dilaporkan.

Kontak

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan untuk kontak kami di

njombangan@gmail.com atau

Johar di 087878724050.

Mari Bergabung di Jombang Diaspora Network!

Latar Belakang & Tujuan

Warga Jombang, tidak bisa dipungkiri, juga hidup dan tersebar di berbagai daerah di luar Jombang baik di dalam negeri maupun luar negeri. Mereka ini hidup merantau dengan berbagai tujuan misalnya untuk bekerja, berkarya, berkeluarga, menempuh pendidikan atau lainnya. Para perantau, yang kemudian menjadi diaspora ini bisa menjadi kekuatan dan roda penggerak perubahan ke arah yang lebih baik dari Jombang. Pengalaman dan kemampuan mereka baik finansial maupun non finansial serta network yang mereka miliki dapat menjadi modalitas untuk memecahkan berbagai permasalahan di Jombang. Adapun beberapa tantangan yang dihadapi adalah:

1. Tidak semua diaspora memiliki kesadaran untuk berkontribusi untuk Jombang

2. Bagi mereka yang terpanggil untuk berkontribusi, maka masih ada missing links berupa:

– tidak adanya informasi yang jelas dan komprehensif tentang bagaimana mereka bisa berkontribusi

– kurangnya informasi kanal-kanal yang bisa mengakomodasi semangat berkontribusi mereka

Atas hal di atas, maka Njombangan berinisiatif untuk membentuk Jombang Diaspora Center atau JDC. JDC bertujuan sebagai wadah bagi para diaspora untuk bersilaturahmi dan berkolaborasi dalam kebaikan untuk Jombang tercinta. JDC ini terbuka bagi semua warga Jombang baik yang di Indonesia maupun di luar negeri. Njombangan percaya bahwa kontribusi tidak harus selalu datang dengan kehadiran fisik namun bisa dilakukan walaupun kita tidak berada di Jombang. Kontribusi bisa lewat hasil pemikiran, dukungan finansial, dukungan non finansial, dukungan moral dan doa, memfasilitasi jejaring dan lain sebagainya.

Bentuk Kegiatan

Kegiatan JDC adalah sebagai berikut:

1. Pendataan diaspora termasuk keahlian dan komitmen mereka untuk berkontribusi ke Jombang. Pendataan dilakukan secara online.

2. Channeling komitmen kontribusi ke berbagai tantangan di Jombang serta program yang ada.

3. Tulisan diaspora yakni untuk memfasilitasi pemikiran diaspora melalui tulisan yang kemudian dipublikasikan di media sosial Njombangan atau dibukukan (jika memungkinkan).

4. Temu JDC dengan berbagai pihak di Jombang terutama pemerintah daerah, masyarakat dan komunitas.

5. Pembentukan JDC Endowment Fund yakni dana abadi diaspora yang digunakan untuk sebesar-besar kemajuan Jombang. Dana ini akan dikelola secara independen oleh lembaga keuangan resmi atau legal misalnya bank.

Frekuensi

Program ini berjalan terus menerus dan dapat diikuti oleh siapa saja diaspora Jombang.

Bantuan Anda

1. Menginformasikan jika ada diaspora atau keberadaan diaspora termasuk kontak mereka.

2. Ikut mendaftar melalui pengisian database online JDC.

3. Menginformasikan keberadaan JDC kepada diaspora yang lain,

4. Menghubungkan JDC dengan berbagai pemangku kepentingan.

5. Menulis tentang apapun yang kiranya bisa memberikan pemikiran untuk sumbangsih kemajuan Jombang.

Kontak

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan untuk kontak kami di

njombangan@gmail.com atau

Johar di 087878724050.

Nantikan Lomba Esai Pembangunan Njombangan (LEPEN) 2020!

Pelaksanaan Lomba Esai Pembangunan Njombangan (LEPEN) 2019 telah selesai dan pemenang telah diumumkan. Kami juga akan menyelenggarakan lomba serupa pada 2020 nanti. Tunggu pengumumannya lebih lanjut ya 🙂

Inilah Para Pemenang Njombangan Menari Edisi Perdana

Program Njombangan Menari: Upaya Melestarikan Tari Remo Jombang.

Njombangan Menari merupakan salah satu kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas Njombangan. Program ini telah dimulai sejak bulan Juli 2018. Dalam menjalankan program tersebut, Njombangan berkolaborasi dengan sebuah perpustakaan di Desa Kepuhdoko, Tembelang. Les tari ini dilakukan selama tiga bulan secara gratis, tanpa pungutan apapun dan terbuka untuk umum. Di perpus tersebut, anak-anak belajar tari remo dengan seorang guru sanggar profesional dari Jombang Kota. Program ini dilakukan secara rutin satu kali dalam seminggu.

Di akhir kegiatan, peserta diminta menampilkan tarian remo di akhir bulan Oktober 2018. Pada acara yang disebut dengan Try Out Tari Remo Njombangan ini, seluruh peserta berhasil menampilkan performa terbaiknya. Kegiatan ini dinilai oleh tim dewan juri yang terdiri dari pelatih tari remo dan perwakilan Njombangan. Dari penilaian tersebut, diambil 3 orang terbaik yang berhak mendapatkan hadiah dan piala dari Njombangan. Namun, kami juga memberikan apresiasi yang luar biasa kepada adik-adik yang telah berpartisipasi dalam upaya pelestarian tari remo Jombang melalui kegiatan ini. Sehingga, Njombangan juga memberikan piagam penghargaan dan bingkisan berupa alat tulis dan merchandise kepada seluruh peserta.

Selain itu, acara juga sangat meriah karena dihadiri oleh anak-anak lain di desa tersebut. Mereka memberikan dukungan dan semangat kepada teman-temannya yang tampil. Oleh karena itu, acara Try Out juga diisi dengan berbagai games yang dipandu oleh Mas Ade dari Njombangan. Semua orang terlihat sangat bahagia dan terhibur dengan penampilan tarian remo dan games tersebut. Terlebih, kami juga menyediakan hadiah bagi adik-adik yang bisa menjawab pertanyaan. Di akhir acara, kami juga membagikan merchandise kepada seluruh anak yang hadir pada acara tersebut.

Pada kesempatan tersebut, kami juga menyampaikan piagam penghargaan dan pemberian merchandise Njombangan sebagai bentuk terima kasih kepada pihak penyelenggara kegiatan dan pelatih yang telah menyediakan tempat dan meluangkan waktu untuk memberikan pelatihan tari remo kepada adik-adik di Kepuhdoko. Program ini tidak akan berjalan tanpa adanya bantuan dari Mbak Lay sebagai pelatih tari remo dan Mbak Heni yang terus memberikan semangat kepada peserta les tari.  Dengan berakhirnya program tersebut, kami berharap untuk memulai program baru di desa-desa lainnya. Semoga upaya ini akan memantik semangat yang lebih besar dari semua pihak demi kelestarian budaya Jombang.

Njombangan Berbagi Buku: Buku Bacaan Berkualitas untuk Masyarakat Jombang

Rendahnya minat baca masyarakat Indonesia masih menjadi permasalahan besar di abad ke 21. Pada era digital saat ini, sebenarnya kita memiliki banyak kemudahan untuk mendapatkan informasi, salah satunya melalui internet. Sayangnya, masyarakat cenderung menggunakannya sebatas untuk bercengkrama di media social. Padahal, riset dari Central Connecticut University pada tahun 2016 menunjukkan bahwa Indonesia tergolong ke dalam kategori minat baca yang sangat rendah. Dari 61 negara yang diteliti, Indonesia menduduki posisi ke 60. Oleh karena itu, Njombangan mengawali program Njombangan Berbagi Buku di akhir tahun 2018 sebagai langkah kecil mengatasi permasalahan tersebut.

Sejak pengumuman dilakukan pada bulan Oktober, kami sudah dihubungi oleh berbagai pihak yang tertarik dan membutuhkan tambahan buku bacaan. Sejauh ini, sudah ada 18 pihak yang terpilih dan berhak menerima satu kardus buku donasi dari Njombangan. Pihak itu berasal dari sekolah, rumah baca, pesantren, maupun TPQ aktif yang berada di berbagai wilayah di Kabupaten Jombang.

Berdasarkan penyeleksian kegiatan tersebut, kami mengetahui bahwa kebutuhan warga Jombang terhadap buku bacaan fisik terbilang masih tinggi. Padahal, lembaga-lembaga tersebut memiliki banyak anggota yang membutuhkan buku bacaan yang berkualitas. Oleh karena itu, Njombangan berharap minat baca tersebut akan semakin meningkat dengan adanya sedikit bantuan yang kami berikan. Semoga kegiatan ini juga memberikan inspirasi kepada berbagai pihak terutama lembaga yang berkepentingan untuk memberikan terobosan terhadap permasalahan tersebut.

Selamat Anik Wikanti sebagai Pemenang Lomba Parikan Online Njombangan Edisi Agustus 2018

Khadija Putri Nur Aini Pemenang Lomba Parikan Online Njombangan Edisi Juli 2018!

Serunya Gathering & Penyerahan Hadiah Lomba Esai Njombangan 2018

Rabu, 13 Juni 2018 adalah menjadi hari yang special karena pada hari ini Njombangan mengadakan acara Penyerahan Hadiah Lomba Esai Njombangan 2018. Lomba ini dibuka selama 2 bulan sejak awal April 2018 yang lalu dan mengangkat tema ‘Guyub Rukun Membangun Jombang yang Lebih Maju dan Sejahtera’ dan tema yang lebih spesifik dan opsional adalah 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Lomba ini terbuka untuk umum, dimana peserta ditantang untuk memberikan ide dan pandangan atas isu-isu yang saat ini terjadi di Jombang yang relevan dan perlu diselesaikan melalui ide-ide kreatif. Setelah melalui proses penjurian yang dilakukan secara seksama dan teliti, akhirnya Tim Juri memutuskan para pemenang adalah sebagai berikut:

Juara 1

DP 80% Menuju Jombang Generasi Emas di Era Milenial: Sebuah Model Pemberdayaan Peran Perempuan Pedesaan Pada Pemasaran Produk Pertanian

Purbowo

Pemerintah Desa Ngampel, Ngusikan, Jombang

 

Juara 2

Jombang Youth Association for Climate Change

Ahmad Nuril Mubtadiin

SMP unggulan Al Madinah Tebuireng, Jombang

 

Juara 3

Nyayur’ sebagai Corporate Social Responsibility Grab terhadap Tukang Becak: Menyudahi Konflik Horizontal dan Kemiskinan Struktural Tukang Becak di Kota Jombang

Ade Julandha Wiranata

LPPL Suara Bangkalan

 

 

Honorable Mention

Konsep Drinkwater sebagai Solusi Krisis Air Bersih di Kota Jombang

Ahmad Wildan Pratama

SMA Negeri 4 Metro, Lampung

 

Optimalisasi Lahan Pertanian pada Musim Tanam Padi Melalui Sistem Kolam Lingkar

Efi Nur Tiatin

STKIP PGRI Jombang

 

Memajukan Jombang dengan Sesuatu yang Telah Lama Hilang

Intan Dwi Mayangsari

SMAN 1 Jogoroto, Jombang

 

Acara ini termasuk closed event dalam artian hanya dihadiri oleh undangan saja yang termasuk para pemenang dan para volunteer, dan dilaksanakan di Cafe Navila Jombang Kota.

Acara ini dibuka dengan kata sambutan dari Founder Njombangan yakni Muchdlir Zauhariy atau akrab disapa dengan Johar. Dalam sambutannya, Johar mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada semua peserta, pemenang serta pihak yang telah mendukung lomba ini. Menurutnya lomba ini awalnya diadakan dengan sedikit rasa pesimis terutama terkait dengan tingkat partisipasi serta minat warga Jombang, baik yang tinggal di Jombang maupun di perantauan, untuk menulis. Dia menjelaskan bahwa lomba esai dipilih karena pertimbangan bahwa penuangan ide secara tertulis dapat menjadi referensi sampai kapanpun dan pertimbangan untuk membukukan seluruh esai peserta Lomba Esai Njombangan 2018. Buku kompilasi ini nantinya dapat dibaca oleh siapapun dan akan di-release baik dalam bentuk e-book ataupun buku fisik. Johar menjelaskan bahwa obrolan terkait dengan inisiatif Njombangan ini sudah sejak beberapa tahun lalu dimulai. “Kami pernah mengumpulkan belasan ribu buku dan membuat rumah baca. Namun karena kurangnya monitoring di lapangan, pengelolaan rumah baca tersebut menemui kendala.”

Namun inisiatif untuk tetap membangun Jombang tetap ada dan hidup sampai akhirnya, saya dan dua orang lainnya berdiskusi kembali dan menginisiasikan munculnya Njombangan. Secara dasar hukum, inisiatif ini ada di bawah Yayasan Salasika Indonesia, yang sebelumnya telah dibentuk.

Njombangan pada dasarnya ingin mengajak semua orang untuk aktif mendukung dan berpartisipasi dalam pembangunan Jombang. Karena pemerintah semata tentu membutuhkan keterlibatan dari pihak lain. Njombangan lebih khusus lagi berfokus pada partisipasi dari para diaspora atau orang-orang Jombang yang saat ini tinggal di daerah lain di Jombang. Njombangan melihat bahwa potensi mereka sangat besar dan bisa menjadi kekuatan untuk pembangunan Jombang.

 

Lomba esai ini merupakan yang pertama dilakukan dan sepertinya lomba pertama yang mengangkat tema pembangunan di Jombang. Walau dimulai dengan sedikit pesimis karena ketidaktahuan akan animo menulis masyarakat Jombang, namun ternyata lomba ini bisa diikuti oleh banyak orang baik usia sekolah maupun umum. “Hasil esai akan dibuat dalam bentuk buku kompilasi setelah semua esai melalui proses penyuntingan atau editing. Buku kompilasi tersebut baik dalam bentuk e-book atau bisa dalam bentuk buku cetak. Buku ini akan dibagikan atau bisa dibaca oleh siapapun yang memiliki kepentingan atau ketertarikan dalam pembangunan Jombang,.” Begitu kata Johar.

 

Acara ini kemudian dilanjutkan dengan Ice Breaking yang dipandu oleh Risa Wardatun. Ice Breaking ini bertujuan untuk perkenalan satu sama lain juga untuk mencairkan suasana karena hampir semua peserta yang datang tidak kenal satu sama lain sebelumnya. Ice breaking ini sangat menarik karena semua peserta sangat antusias. Acara dilanjutkan dengan agenda diskusi singkat tentang pembangunan di Jombang. Peserta diminta untuk menuliskan dalam satu kertas apa yang sekiranya bisa ditingkatkan di Jombang. Para peserta terlihat serius dalam menuliskan ide mereka. Tentu hasilnya juga beragam dari ekonomi, politik, sosial, budaya, pendidikan serta aspek lainnya. Hasil pemikiran mereka akan tetap disimpan dalam database Njombangan yang suatu saat bisa digunakan sebagaimana mestinya.

 

Acara dilanjutkan dengan pemberian doorprize kepada peserta yang datang. Doorprize diberikan lewat undian dari kertas undian yang telah dibagikan sebelumnya. Setelah bagi-bagi doorprize, selanjutnya adalah pemberian hadiah kepada para pemenang. Adapun pemenang mendapatkan hadiah sebagai berikut:

  • 1 orang juara 1: uang tunai, piala, sertifikat, merchandise
  • 1 orang juara 2: uang tunai, piala, sertifikat, merchandise
  • 1 orang juara 3: uang tunai, piala, sertifikat, merchandise
  • 3 orang honourable mention: sertifikat, merchandise

 

Acara ini ditutup dengan foto bersama dan buka bersama. Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang serta terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu terselenggaranya acara ini. Semoga event serupa di tahun mendatang bisa lebih baik dan berkualitas lagi.

 

Suwun yo Rek!

 

Salam,

Njombangan

Selamat Kepada Para Pemenang Lomba Esai Njombangan 2018

Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang Lomba Esai Njombangan 2018. Adapun daftar pemenang adalah sebagai berikut:

 

 

Juara 1

DP 80% Menuju Jombang Generasi Emas di Era Milenial: Sebuah Model Pemberdayaan Peran Perempuan Pedesaan Pada Pemasaran Produk Pertanian

Purbowo

Pemerintah Desa Ngampel, Ngusikan, Jombang

 

Juara 2

Jombang Youth Association for Climate Change

Ahmad Nuril Mubtadiin

SMP unggulan Al Madinah Tebuireng, Jombang

 

Juara 3

Nyayur’ sebagai Corporate Social Responsibility Grab terhadap Tukang Becak: Menyudahi Konflik Horizontal dan Kemiskinan Struktural Tukang Becak di Kota Jombang

Ade Julandha Wiranata

LPPL Suara Bangkalan

 

 

Honorable Mention

Konsep Drinkwater sebagai Solusi Krisis Air Bersih di Kota Jombang

Ahmad Wildan Pratama

SMA Negeri 4 Metro, Lampung

 

Optimalisasi Lahan Pertanian pada Musim Tanam Padi Melalui Sistem Kolam Lingkar

Efi Nur Tiatin

STKIP PGRI Jombang

 

Memajukan Jombang dengan Sesuatu yang Telah Lama Hilang

Intan Dwi Mayangsari

SMAN 1 Jogoroto, Jombang

 

 

Agenda pengambilan hadiah adalah sebagai berikut:

 

Penyerahan Hadiah Pemenang Lomba Esai Njombangan & Temu Pembangunan Njombangan

Rabu, 13 Juni 2018

16.00-18.30 WIB

Navila Café Jombang

 

Agenda: Pengenalan Njombangan, Diskusi Pemenang & Pembangunan, Games & Doorprize

 

Pemenang berhak untuk mendapatkan hadiah sesuai dengan yang telah diberitahukan melalui e-mail sebelumnya. Pemenang yang berdomisili di Jombang wajib untuk hadir, apabila berhalangan maka silahkan untuk diwakilkan. Apabila domisili pemenang berada di luar Jombang/ provinsi, maka hadiah akan dikirimkan melalui pos.

 

Untuk pertanyaan dan detail lebih lanjut, silahkan untuk menghubungi:

Risa

+62 858-9062-6260

 

Terima kasih dan sampai jumpa di acara minggu depan!

 

Salam,

Njombangan