Spread the love

 

Jombang merupakan daerah yang terus membangun di berbagai bidang. Terkenal dengan masyarakatnya yang toleran, modal sosial ini menjadi modal yang sangat baik untuk menggerakkan pembangunan tersebut. Sebagaimana daerah lain di Indonesia, Jombang juga menghadapi kendala di berbagai aspek mulai dari ekonomi, politik, sosial, dan juga pelestarian seni budaya. Kami menyadari bahwa pembangunan:

  1. Arah kebijakan akan sangat bergantung kepada pemerintah daerah baik itu eksekutif, legislatif dan juga yudikatif.
  2. Membutuhkan partisipasi publik artinya masyarakat perlu ikut serta berkontribusi baik secara aktif melalui eskekusi inisiatif di lapangan sesuai dengan kapasitas dan kapabilitasnya atau secara pasif misalnya dengan membayar pajak dan retribusi, atau bisa kombinasi dari keduanya.
  3. Membutuhkan adanya pelibatan kemampuan managerial yang baik mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan serta evaluasi yang berkelanjutan.
  4. Inovatif dan selalu berfokus pada peningkatan kualitas secara terus-menerus.

 

Pentingnya Diaspora

Kami menyadari bahwa, seperti halnya yang terjadi di daerah lain, banyak sekali orang-orang Jombang yang akhirnya merantau ke daerah lain, baik dalam negeri atau luar negeri, untuk berbagai alasan misalnya menempuh pendidikan, bekerja, membina keluarga atau lainnya. Perantau-perantau yang kemudian disebut diaspora ini menjadi peluang sekaligus tantangan mengingat:

  1. Tidak sedikit di antara para perantau Jombang ini yang berhasil di bidangnya baik itu di pemerintahan, ekonomi bisnis, sosial, budaya, agama dan lainnya.
  2. Sampai saat ini, tidak diketahui berapa banyak diaspora yang dimiliki oleh Jombang
  3. Ada missing link antara potensi yang dimiliki oleh para dispora ini dengan berbagai tantangan dan permasalahan yang ada di Jombang, meliputi:
  • Diaspora yang memang belum tergerak sama sekali untuk berkontribusi untuk Jombang
  • Diaspora yang ingin berkontribusi namun tidak memiliki pengetahuan akan apa yang bisa dikontribusikan
  • Diaspora yang ingin berkontribusi tidak tahu cara dan wadah untuk berkontribusi

 

Para diaspora ini, bersama dengan pemerintah di Jombang serta masyarakat Jombang dapat berkolaborasi bahu membahu dalam melakukan perubahan untuk Jombang.

 

Inisiatif Njombangan

Inisiatif Njombangan lahir untuk menjawab adanya keadaan ini. Njombangan sendiri merupakan suatu istilah yang umum bagu masyarakat Jombang. Masyarakat sendiri sering menyebut Jombang sebagai Njombang dan Njombangan dapat diartikan sebagai cara Jombang atau melakukan sesuatu dengan cara Jombang atau Jombang way.

Njombangan memiliki visi dan misi sebagai berikut:

Visi

Menjadi organisasi di tingkat Jombang dan provinsi yang bisa menjadi referensi dalam menjembatani dan mewadahi potensi diaspora dan masyarakat sebagai upaya untuk memajukan dan mempercepat proses pembangunan.

 

Misi

  1. Menjalankan berbagai kegiatan yang sifatnya less cost & high impact serta melibatkan banyak pihak yang terkait.
  2. Secara aktif menjadi media informasi untuk mendorong terwujudnya transparansi atau keterbukaan informasi publik.
  3. Menjadi sumber informasi dan referensi atas pembangunan daerah yang bersumber dari potensi dan tantangan yang ada di Jombang.

 

Kami menyadari bahwa pembangunan bukanlah topik yang ringan, oleh karena itu kami menggunakan pendekatan sosial, budaya dan seni untuk menyampaikan nilai-nilai kami dan dalam mewujudkan visi dan misi kami.

 

Nilai-Nilai Njombangan

  1. Kolaborasi
  2. Kebersamaan
  3. Inovasi
  4. Kebahagiaan

 

Nilai-nilai ini yang akan melandasi berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Njombangan.

 

Tagline

Tagline yang kami bawa dan gaungkan adalah Guyub Rukun Membangun Jombang Bersama.

Dimana tagline ini berarti mengajak semua lapisan masyarakat dan semua pihak untuk bersama rukun gotong royong membangun Jombang tercinta.