• info@njombangan.com

Yearly Archive2024

Njombangan Dokumentasikan Ragam Pujian di Jombang untuk Pertama Kalinya

Halo Rek! Semoga kalian semua selalu dalam keadaan baik, sehat, dan bahagia. Senang sekali akhirnya Njombangan bisa melaksanakan inisiatif untuk mendokumentasikan ragam pujian terutama yang ada di Dusun Ngogri, Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur. Pujian adalah lantunan kalimat dalam Bahasa Arab, Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia atau campuran dari bahasa tersebut yang dilakukan setelah adzan dan sebelum iqomat. Pujian ini menjadi salah satu bentuk budaya/kebiasaan dan kearifan lokal dari banyak masyarakat seperti masyarakat Dusun Ngogri. Tidak hanya di sini, pujian juga umum ditemukan di daerah pedesaan Jawa Timur, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Namun mungkin ada beberapa persamaan dan ada perbedaan antara daerah satu dengan lainnya.

Musholla Nurul Jannah

Melestasikan pujian ini sangat penting karena pujian mengandung banyak nasehat atau pengingat atau pitutur yang syarat akan nilai-nilai kebaikan. Pujian pun ada aneka rupa dan ragam baik yang pujian lama maupun pujian baru. Pelestarian budaya atau kebiasaan bertutur di banyak daerah menghadapi kendala yang serupa atau serupa tapi tak sama, sebagai berikut:

  1. Tidak adanya dokumentasi dalam bentuk foto dan/ atau video
  2. Kurangnya transfer pembelajaran dari satu generasi ke generasi lainnya
  3. Kurangnya minat masyarakat untuk mempelajarinya

Musholla Al Ikhlas

Begitu juga dengan pujian di Dusun Ngogri, maka penting untuk melakukan pendokumentasian sehingga pujian ini bisa terus “hidup” serta bisa dipelajari secara lestari antara generasi satu ke generasi berikutnya. Kegiatan Dokumentasi Ragam Pujian ini adalah inisiatif sudah terbersit sejak lama.

Masjid Besar Nuruddin

Syukurnya di akhir 2023, akhirnya ide ini bisa terwujud. Kegiatan ini akhirnya menghasilkan Hasil Dokumentasi Ragam Pujian di Masjid & Musholla di Dusun Ngogri, yang bisa menjadi acuan semua orang. Kegiatan ini melibatkan belasan orang kontributor dan relawan yang mewakili 3 musholla dan masjid di Dusun Ngogri yakni Musholla Nurul Jannah, Musholla Al Ikhlas, Musholla Al Amir, dan Masjid Besar Nuruddin. Kegiatannya sendiri dilakukan di Masjid Besar Nuruddin.

Musholla Al Amir

Salah satu temuan menarik adalah ada beberapa pujian yang memiliki lebih dari 1 versi. Akhirnya terdata ada lebih dari 30 pujian dengan pitutur yang sangat menarik dan arti yang mendalam. Beberapa mungkin belum ada judul pujian secara resmi sehingga kami inisiatif untuk memberikan judul sendiri. Lebih penting lagi, semoga ke depannya ada kemauan dan pembelajaran pujian, terutama pujian versi lama, bagi generasi pemuda dan remaja. Pembelajaran yang bisa dimulai dari skala ruma h, sekolah, atau taman pendidikan agama/ Al Qur’an.

Proses Dokumentasi di Masjid Besar Nuruddin

Njombangan mengucapkan terima kasih kepada Bapak-Bapak, Mas-Mas, dan Adek-Adek yang terlibat dalam kegiatan ini. Sebaik ingatan saya, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang pertama kali dilakukan di Dusun Ngogri. Kami melihat antusiasme sekaligus rasa grogri dari pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Wajar sekali untuk hal dan pengalaman pertama. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada tim panitia yang telah membantu persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut kegiatan ini.

Sungguh apreasiasi karena teman-teman mau dan mampu menindaklanjuti ide yang awalnya sangat abstrak ini. Dokumentasi serupa perlu dilakukan di lain waktu dengan tujuan untuk bisa menjaring makin banyak pendataan ragam pujian. Serta tentunya adalah untuk menguatkan rasa memiliki atas tradisi pujian yang tidak ternilai harganya ini. Silahkan kontak kami apabila ada masukan dan saran yang membangun. Akhir kata, semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan menjadi berkah bagi banyak orang.

Hasil Dokumentasi Ragam Pujian bisa diakses di sini.

Terima kasih.

Padu Padan Nada Gamelan Ala Purnama Laras

Njombangan kembali menelurkan grup seni baru yakni karawitan perempuan yakni bernama Purnama Laras. Grup ini beranggotakan perempuan lintas usia di Desa Ngogri Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. Grup ini juga bagian dari New Kuda Purnama, grup karawitan yang juga dibuat oleh Njombangan.

Purnama Laras ini menjadi klangenan atau kangen-kangenan bagi generasi tua yang dulu pernah atau sering mendengar suara gamelan atau bahkan memainkannya namun karena sudah lama sekali puluhan tahun tidak ada set gamelan di daerah mereka, sehingga mereka seperti terputus dari gamelan sepanjang waktu itu. Bagi generasi yang lebih muda, maka Purnama Laras ini menjadi tempat belajar akan seni musik adi luhur peninggalan leluhur.

Instruktur Mengajar dengan Sabar

Purnama Laras terbuka untuk umum dan gratis. Latihan dilakukan seminggu sekali biasanya di Sabtu malam minggu. Latihan dipandu langsung oleh dua orang instruktur atau pengajar yang sabar mengajarkan lagu dan nada.

“Senang sekali bisa bergabung dengan Purnama Laras. Akhirnya bisa bernostalgia dengan bermain langsung gamelan.” kata Mujiati.

Purnama Laras ditargetkan bisa memainkan beberapa lagu mulai dari yang sederhana sampai yang lebih kompleks. Selain itu juga ada anggota yang diperankan sebagai sinden. Nantinya, grup ini diharapkan bisa tampil di event-event desa atau event yang lebih besar.

Peserta Antusias Mengikuti Latihan

“Mengajar gamelan itu harus sabar. Tiap orang punya kecepatan belajar yang berbeda-beda, sehingga cocok-cocokan. Artinya orang tertentu cocoknya memegang atau memainkan alat gamelan jenis tertentu.” ujar Bu Dar, salah satu instruktur.

Njombangan mengucapkan terima kasih dan penghargaan untuk semua yang telah mendukung terwujudnya Purnama Laras mulai dari ibu-ibu dan mbak-mbak anggota, instruktur, dan juga teman-teman dari New Kuda Purnama. Semoga grup ini bisa konsisten latihan dan bisa meningkatkan performanya sehingga nanti bisa menjadi grup kebanggaan desa atau bahkan Jombang.