• info@njombangan.com

Daily ArchiveSeptember 24, 2023

Pasar Brantas Desa Ngogri: Ungkapan Syukur Masyarakat Daerah Aliran Sungai Brantas

Sabtu dan Minggu, 23-24 September 2023, di  Dusun Ngogri Desa Ngogri Kecamatan Megaluh,  diselenggarakan acara Pasar Brantas sekaligus penutupan KKN Kelompok-19 Unwaha Jombang

Pasar tematik yang mengusung nuansa pasar tradisional ini menyuguhkan dagangan berupa kuliner tradisional mulai dari klanting, dawet beras, bothok iwak kali, rujak manis, dan sebagainya. Untuk stand kerajinan tangan, ada penjual berbagai macam pernak pernik yang terbuat dari kayu seperti, caping, topi, dan tas berbahan pandan, home decoration dari bahan kayu, dan beberapa merchandise dari Komunitas Njombangan.

Tak hanya itu, untuk memanjakan pengunjung yang datang pada Pasar Brantas edisi perdana ini penampilan berbagai seni budaya Gejog Lesung Guyub Rukun, Tari Remo, Jaran Dor New Kuda Purnama dan penampilan tari tradisional oleh para siswa-siswi SD yang ada di Desa Ngogri turut meramaikan acara yang dimulai pukul 08.00 hingga di 17.00 WIB ini.

Pertunjukan jaran dor di Pasar Njombangan

Inisiatif ini merupakan kolaborasi apik antara Brantas Lestari, Pemerintah Desa Ngogri, dan KKN Kelompok-19 Unwaha Jombang dan bertujuan untuk menumbuhkan semangat masyarakat untuk peduli dengan potensi yang dimiliki Desa Ngogri yakni pegiat UMKM dan pegiat seni budaya. Selain itu juga sebagai ajang untuk mengajak masyarakat untuk saling memiliki, mencintai, dan melestarikan Sungai Brantas.

“Pasar Brantas ini diharapkan bisa menjadi kegiatan bulanan. Acaranya beragam begitu juga aneka jualannya. Nantinya ada penambahan mainan tradisional untuk anak-anak.”, ucap Agus Lis Hartitik, Kepala Desa Ngogri dalam sambutannya saat pembukaan Pasar Brantas pada Sabtu kemarin.

Pasar Brantas ini memang diharapkan jadi signature event di pesisir Sungai Brantas.

Gejok lesung di Pasar Njombangan

“Harapannya Pasar Brantas bisa berjalan di bulan-bulan berikutnya tetap konsisten selalu ada. Untuk teman-teman KKN Kelompok-19 Unwaha yang dua hari ini menjadi panitia semoga kedepannya sukses,  tetap bisa mengabdi kepada masyarakat dimanapun berada.”, ungkap M. Cahya Panca Wijaya, ketua pelaksana Pasar Brantas Desa Ngogri.

Pelaksanaan Pasar Brantas ini ternyata mendapat sambutan yang sangat luar biasa baik dari warga Desa Ngogri sendiri maupun luar Ngogri. Ratusan pengunjung memadati area selama dua hari perhelatan pasar ini. Uang yang berputar dari transaksi di pasar ini juga mencapai lebih dari 5 juta rupiah. Para pengisi acara mendapatkan panggung untuk mengekspresikan bakat mereka. Dan tentunya ada edukasi kepada para pengunjung terkait Sungai Brantas.

Njombangan juga senang bisa menjadi bagian dari pelaksanaan pasar ini. “Pasar Brantas adalah salah satu cita-cita dari Brantas Lestari, sister initiative Njombangan. Kami senang akhirnya ide ini bisa menjadi kenyataan karena kerja bersama bareng Pemerintah Desa Ngogri dan teman-teman KKN Kelompok-19 Unwaha. Apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya untuk mereka semua.” ujar Johar Zauhariy, founder dan inisiator Njombangan juga Brantas Lestari.

Tuku temu diombe bareng kanca-kancane

Nganti ketemu nang Pasar Brantas selanjut e!